Perut Melilit Selama Tiga Tahun Ternyata Handuk Menempel di Usus

E-mail Cetak PDF
CHHATTISGARH (Berita SuaraMedia) - Tim ahli bedah rumah sakit di Kota Chhattisgarh, India, berhasil mengeluarkan handuk yang menempel di usus Sabnam Praveen, 30 tahun, warga Bilaspur, Chhattisgarh, India. Diberitakan dari laman Aol News, sebelum dilarikan ke rumah sakit, Sabnam Praveen, 30, sering mengeluhkan sakit perut yang amat melilit. Keluhan yang dirasakan Sabnam ini sudah berlangsung cukup lama.

Akhirnya, tim dokter yang dipimpin Dr Neeraj Sindey dari Chhattisgarh Institute of Medical Sciences (CIMS) memutuskan membedah perut Sabnam.
Hasilnya mengejutkan. Tim dokter bedah menemukan bagian-bagian kain handuk di dalam usus Sabnam yang sebagian telah membusuk.

Suami Sabnam, Nassibuddin, mengaku sangat lega dengan hasil operasi itu. Dia mengungkapkan istrinya sudah mengeluhkan sakit itu selama tiga tahun terakhir.

Sebelum ditangani CIMS, menurut Nassibudin, istrinya sudah dibawa ke sejumlah rumah sakit. Umumnya, dokter di sejumlah rumah sakit menduga istrinya mengidap tumor perut.

Nassibuddin menambahkan, sakit perut yang diderita istrinya dimulai setelah dia menjalani operasi sesar di sebuah rumah sakit, akhir 2007.

Oleh karena itu, dia dan istrinya berencana mengajukan gugatan terhadap seorang dokter di rumah sakit Kota Ambikapur, distrik Surguja. Dia menduga dokter telah teledor dengan meninggalkan potongan handuk dalam perutnya saat operasi sesar.

Suami Sabnam, Nassibuddin, mengatakan telah menghabiskan lebih dari 100 ribu rupee atau lebih dari Rp 20 juta untuk melakukan perjalanan ke berbagai rumah sakit untuk mengetahui penyebab sakit di perut istrinya, tapi ternyata hanya sia-sia.

"Sebagian besar uang itu adalah pinjaman untuk membawa istri saya ke beberapa rumah sakit di India," jelas Nassibudin, suami Sabnam.

Nassibudin mengatakan, di kebanyakan rumah sakit dokter mengatakan bahwa mungkin ada tumor di perut istrinya, tetapi dokter di CIMS menegaskan bahwa ada handuk di usus Sabnam dengan dasar serangkaian tes.

Sabnam yang masih berada di bangsal bedah CIMS, kini berencana untuk mengajukan perkara dengan dokter di sebuah rumah sakit di kota Ambikapur, karena ia dan suaminya percaya bahwa dokter tersebut telah meninggalkan handuk di dalam perutnya ketika ia melakukan operasi caesar pada akhir tahun 2007.

Coba Remehkan Zat Besi, Organ Vital Tubuh Terancam Rusak!


E-mail Cetak PDF
Ada dua hal yang sering dilupakan Sari, 25 tahun. Akuntan di sebuah perusahaan ini sering mengabaikan waktu dan kebutuhan makan tiga kali sehari. Ia tergolong penggila kerja. Soal tak suka makan, selain karena memang sering terlewatkan lantaran keasyikan kerja, ia pun tak ingin tubuhnya melar. Ia melihat penggila kerja lain berbadan lebar karena sambil bekerja tak berhenti mengunyah. Namun pola seperti itu membuat Santi terjebak dalam suatu kondisi yang tak dinyana. Sari tak sanggup lagi tampil ceria. Kecantikannya seperti luntur karena ia lebih sering terlihat lesu dan lunglai. Dua gejala itu pun terus bertambah. Ia melihat warna pucat di kelopak mata bagian mata, belum lagi pusing dan konsentrasi menurun.
Dr Elvina Karyadi mengaitkan gejala tersebut dengan penyakit anemia. Country Director Micro Nutrient Initiative Indonesia itu mengatakan kondisi tersebut tak hanya dipicu oleh kehamilan dan datang haid, tapi juga lantaran bekerja hingga larut malam, diet ketat, dan pola makan serampangan. Sebab, pola hidup yang buruk itu berpotensi menyebabkan orang kehilangan lebih banyak zat besi.
"Anemia dipicu defisiensi zat besi," katanya dalam simposium mini "Anemia dan Wanita" yang digelar oleh Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Apalagi kebutuhan perempuan terhadap zat besi per hari lebih tinggi dibanding pria. Setiap hari, kaum hawa bisa kehilangan 1-2 mg zat besi lewat ekskresi normal. Ketika haid, kehilangannya bisa bertambah sampai 1 mg. Anemia akan meradang saat kadar hemoglobin dalam darah kurang dari normal. Batasan normal wanita berada pada kisaran 12 gr persen dan pria 14 gr persen. Fungsi hemoglobin adalah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh.
Ketika hamil, perempuan juga membutuhkan ekstra zat besi. "Pada trimester kedua (kehamilan 13-28 minggu), kebutuhan sel-sel darah meningkat," ujar Elvina. Lalu saat nifas akan menurun kembali.
Data Departemen Kesehatan 2006 di 10 provinsi menunjukkan bahwa 30 persen ibu hamil kekurangan zat besi. Sedangkan prevalensi pada balita mencapai 26 persen. "Di Indonesia, sebagian besar kasus anemia disebabkan kurangnya asupan zat besi," ucapnya.
Meski penting bagi kaum hawa, ini juga mesti diperhatikan kaum adam. Sementara banyak yang mengontrol dan khawatir atas asupan protein dan karbohidrat sehari-hari, banyak pula yang mengesampingkan bahwa ada satu hal lagi yang penting untuk diperhatikan yakni vitamin dan mineral bagi tubuh seperti zat besi.

Padahal, zat besi penting bagi keseluruhan kesehatan kita. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan rasa pusing, tubuh terasa lemas, gangguan pencernaan, dan kelelahan. Maka itu, perempuan terutama yang tengah hamil dan menstruasi membutuhkan lebih banyak zat besi. Begitu juga atlet pelari jarak jauh dan vegetarian.

Maka itulah, muncul perdebatan apakah gaya hidup sebagai vegetarian lebih sehat mengingat kurangnya asupan zat besi. Namun tenang, bagi Anda para vegetarian, zat besi bisa didapatkan dari sereal gandum, sayuran daun hijau seperti bayam. Sementara itu, bagi Anda yang bukan vegetarian tentu lebih mudah mendapatkan zat besi seperti pada daging dan ikan. Asupan suplemen vitamin C atau memakan buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk juga bisa membantu tubuh lebih cepat dan efektif menyerap zat besi.

Perempuan yang tengah menjalani diet seringkali menghindari makanan mengandung zat besi. Supaya tak kekurangan, Anda bisa menggantinya dengan daging anak domba dan daging sapi tanpa lemak, rendah kalori, dan tinggi zat besi.

Tanpa zat besi, tubuh kita akan kekurangan oksigen. Kondisi itu bisa berujung pada lemahnya sistem vital tubuh kita. Padahal tubuh membutuhkannya untuk memproduksi sel darah merah baru guna menghantarkan oksigen ke paru-paru lalu disebarkan ke seluruh bagian tubuh. Haemoglobin dalam sel darah itu kaya akan zat besi.

Akan tetapi, yang patut dipahami yaitu bukan seberapa banyak zat besi yang diasup tubuh kita, tapi seberapa banyak yang mampu terserap tubuh.

Kopi dan teh memiliki kandungan zat yang bisa memblokir penyerapan zat besi. Maka itu, hindari meminumnya bersamaan dengan makanan Anda.
Menurut Elvina, kekurangan zat besi itu memicu efek domino. Bayi yang lahir dari ibu anemia bakal membawa gen itu, dan seterusnya. Akibatnya, perempuan pembawa gen rentan penyakit degeneratif, seperti jantung, hipertensi, dan diabetes. Atas alasan gen itu, anemia memang harus dihindari. Caranya tergolong mudah, untuk mendapat asupan zat besi memadai, perempuan bisa menerapkan pola makan kaya besi. Misalnya dengan memasukkan ayam, telur, sayur hijau tua, dan makanan laut dalam menu. Dengan catatan, penyerapan besi dari hewani lebih baik ketimbang nabati.
Dalam mengkonsumsi produk kaya besi, hindari makanan yang mengandung zat fosfat maupun oxalat phytate. "Zat itu akan menghambat penyerapan zat besi," kata Elvina. Sebagai contoh, sehabis memakan daging panggang, sebaiknya minum es jeruk, bukan teh atau kopi. Es jeruk kaya akan vitamin C yang membuat usus dapat berjalan optimal. Selain itu, makanan cokelat, biskuit sereal, kacang-kacangan, dan susu juga penghambat penyerapan besi.
Pada remaja, khususnya anak sekolah, defisiensi besi sudah mulai menurun. Menurut Elvina, sebelum 2004, persentase defisiensi besi mencapai 40 persen, sedangkan kini menurun menjadi 25 persen. Hal itu diduga sebagai dampak dari fortifikasi (penambahan zat gizi) pada makanan yang banyak ditemukan di pasaran, termasuk juga dalam tepung terigu. Konsumsi tepung terigu di level rumah tangga Indonesia juga sangat tinggi.
Jadi, ketimbang loyo plus 5 L (lemah, lesu, letih, lalai, lunglai) sampai mengalami gangguan kognitif, tidak ada ruginya mengubah menu makan ke menu yang kaya besi agar selalu berseri.

Sansivieria, Tanaman Hias Penyerap Ratusan Jenis Racun di Udara!


E-mail Cetak PDF
Sebuah fakta menarik, bahwa Lembaga Penerbangan Antariksa AS (NASA) menanam ribuan sansevieria di dekat instalasi nuklirnya. Lokasi penanaman ini hanya berjarak sekitar 10-25 meter dari instalasi nuklir tersebut. Apabila suatu saat terjadi kebocoran, maka ribuan sansevieria tersebut akan meredamnya. Ya, ternyata tanaman hias Sansevieria atau dikenal juga dengan sebutan Lidah Mertua adalah tanaman antipolutan dan juga penangkal radiasi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Sanseveira mampu menyerap 107 jenis racun. Termasuk racun-racun yang terkandung dalam polusi udara (karbonmonoksida), racun rokok (nikotin), bahkan radiasi nuklir. Riset lainnya dapat disimpulkan bahwa untuk ruangan seluas 100 m3 cukup ditempatkan Sansevieria Lorentii dewasa berdaun 5 helai agar ruangan itu bebas polutan.
Ciri spesifik yang jarang ditemukan pada tanaman lain, diantaranya mampu hidup pada rentang suhu dan cahaya yang luas, sangat resisten terhadap gas udara yang berbahaya (polutan), bahkan mampu menyerapnya sehingga didaerah berlalulintas padat dan didalam ruangan yang penuh dengan asap nikotin dimanfaatkan sebagai antipolutan (air freshener). Sementara di Afrika getah Sansevieria dimanfaatkan sebagai antiracun ular dan serangga.
Sebagai tanaman hias sansevieria sangat mudah dirawat dan tidak membutuhkan banyak lahan. Sansiveria (lidah mertua) memang sering kita temui di pekarangan rumah di kampung-kampung, baik itu ditanam di di sekitar pagar maupun di dalam pot, tetapi mungkin kita belum banyak mengetahui akan salah satu fungsinya yang anti polutan dan radiasi, jadi bagi yang belum buruan kita tanam di rumah kita.
Berikut tanaman lain yang antipolutan:
  • Paku Boston Nephrolepis exaltata Bostoniensis Penyerap paling ampuh
  • Palem Chyrsalidocarpus lutescens Penyerap banyak polutan
  • Palem bambu Chemaedorea seifrizii Formaldehid, benzena, Trichloroethylene, dan Penguapan tinggi
  • Karet hias Ficus robusta Formaldehid
  • Dracaena  Draceana deremensis Formaldehid
  • Ivy Hedera helix Formaldehid
  • Palem phoenix  Phoenix roebelenii Xylene
  • Lili air Spathiphyllum sp Alkohol, aseton, Formaldehid, Benzene, Trichloroethylene
  • Dracaena Dracaena fragans massangeana Formaldehid
  • Sirih Belanda Epipremnum aureum Formaldehid
  • Paku Neprolepis obliterata Formaldehid, alkohol
  • Krisan Chrysanthemum morifolium Formaldehid, benzene, Ammonia.
  • Gerbera Gerbera jamesonii Transpirasi tinggi
  • Dracaena Dracaena deremensis warneckei Benzene
  • Dracaena Dracaena marginata Xylene dan Trichloroethylene
  • Schefflera Brassaia actinophylla Formaldehid.
Di kalangan pencinta tanaman, nama Liliek Suharni (55) tentu tak lagi terdengar asing di telinga. Perempuan kelahiran Malang, 1 Mei 1955 itu, hingga kini gencar memasyarakatkan tanaman sansevieria atau dikenal juga dengan lidah mertua.
"Di mana-mana tanaman ini bisa ditemukan, tapi jarang ada orang yang mengerti mengenai khasiat tanaman sansevieria, mulai dari tanaman penyerap racun, pengurang radiasi komputer, televisi, dan telefon seluler, hingga bisa dibuat menjadi kerajinan tangan seperti tas," kata Liliek, ketika ditemui di Kantor Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kab. Bandung, beberapa waktu lalu.
Akan tetapi, musim hujan disertai banjir di kawasan Baleendah beberapa waktu lalu membuat Liliek harus melakukan penataan ulang terhadap greenhouse sansevieria miliknya. "Untungnya kebun saya tidak kebanjiran. Tetapi karena banjir itu, seluruh pegawai saya yang biasanya mengurus kebun jadi tidak masuk selama satu minggu penuh karena rumah mereka kebanjiran. Makanya tidak ada lagi yang merawat kebun," ucapnya.
Liliek sendiri tidak mengeluh terhadap keadaan itu. "Itu musibah, tetapi yang harus dipikirkan sekarang adalah bagaimana caranya mengelola kebun lagi karena budi daya sansevieria harus terus dilakukan mengingat manfaat yang bisa dihasilkan," kata perempuan lulusan S-2 Ekonomi Manajemen Universitas Padjadjaran itu.

Gayus: Pelesiran Itu Sudah Diatur Pihak yang Inginkan Saya Mati

E-mail Cetak PDF
                                     JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Terdakwa dugaan mafia pajak, Gayus HP Tambunan, mengklaim ada pihak yang mengancam nyawanya, salah satunya dengan mengatur sejumlah kasus termasuk kepergiannya ke Macau, Singapura dan Malaysia.

"Setingan ini sangat jelas sekali, intinya biar saya mati," katanya di sela-sela persidangannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin.

Gayus diduga berangkat ke luar negeri pada 24 September 2010 atau saat dia masih ditahan di Rumah Tahanan, Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Gayus juga terungkap meninggalkan tahanannya untuk menyaksikan secara langsung pertandingan tenis internasional di Denpasar, Bali.

Gayus tidak mau menyebutkan siapa pihak yang sengaja mengatur agar dia terus dikenai kasus, termasuk dalam kasus perjalanannya ke luar negeri.

Namun, ia berjanji akan mengungkapkan sejelas-jelasnya mengenai kepergiannya ke luar negeri setelah vonis terhadapnya dalam kasus mafia pajak dijatuhkan hakim.

"Saya nanti akan membeberkan soal keberangkatan ke luar negeri itu,"  tandasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, menilai, isu Gayus HP Tambunan keluar-masuk rutan dan berpelesir ke luar negeri menjadi alat memperlemah institusi hukum.

"Malah saya melihat kecenderungan, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) secara tidak langsung sengaja membuka peluang bagi upaya pihak tertentu menyerang dan memperlemah institusi hukum," katanya di Jakarta.

Sebelumnya, Gayus menuding ada pihak-pihak tertentu yang mengatur mencuatkan beberapa isu tentang dirinya di media. Menurut Gayus, hampir seluruh pemberitaan itu tidak benar.
"Saya pasrah dijadikan objek pemberitaan yang 90 persen tidak benar yang sebenarnya adalah settingan pihak-pihak tertentu," ucap Gayus saat membacakan duplik pribadi terkait empat perkara dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Beberapa isu yang menurut Gayus tidak benar yakni isu pertemuan dirinya dengan tokok politik di Bali, isu ada "orang kuat" yang selama ini berada di belakangnya. Selain itu, "isu saya mengamankan aset di luar negeri, dan lain-lain," kata Gayus.
Seperti diberitakan, tiga isu itu mencuat selama proses sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gayus sempat diisukan bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, setelah sama-sama nonton turnamen tenis di Nusa Dua, Bali. Bakrie sudah membantah tuduhan itu dan Polri tidak menemukan adanya bukti pertemuan keduanya.
Kemudian, Gayus diisukan dibekingi pihak tertentu lantaran dapat bebas keluar masuk rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, hingga pelesir ke Bali dan tiga negara yakni Singapura, Malaysia, dan Makau.
Selain itu, Gayus diisukan mengamankan asetnya lantaran Polri diduga belum menyita seluruh hartanya. Dugaan itu muncul setelah Gayus dapat menyuap sembilan petugas rutan dan dapat pelesir di saat hartanya telah disita. Harta yang disita penyidik yakni sebagian dari Rp 28 miliar di rekening dan Rp 74 miliar dalam bentuk uang tunai dan logam mulia.

Terungkapnya Aktivitas CIA Mata-Matai Perubahan Iklim

E-mail Cetak PDF
WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – Musim panas lalu, saat curah hujan tinggi mengguyur Pakistan, seorang analis intelijen veteran mengawasi dengan saksama dari meja kerjanya di markas besar CIA yang terletak sedikit di luar ibu kota. Bagi sang analis, yang memimpin Pusat Perubahan Iklim dan Keamanan Nasional milik CIA, bencana alam terburuk di Pakistan tersebut merupakan sebuah peringatan.
"(Hujan lebat) itu memiliki gejala-gejala yang serupa dengan yang akan terlihat saat terjadi perubahan iklim di masa mendatang," kata sang analis yang hanya bersedia memberikan keterangan hanya jika namanya dirahasiakan demi alasan keamanan.
"Kami ingin tahu apa saja kondisi yang mengakibatkan terciptanya bencana seperti banjir Pakistan? Apa saja hal-hal yang penting bagi aliran air, keamanan makanan, … radikalisasi, penyakit, serta orang-orang yang kehilangan tempat tinggal," tambahnya.
Saat para agen intelijen mengukur bagian-bagian dari stabilitas negara, mereka menyadarai bahwa hal-hal yang mereka teliti, seperti aliran sungai yang dapat ditebak serta hasil pertanian, telah berubah.
Namun, pemerintah AS tidak siap untuk bertindak menghadapi perubahan iklim yang datangnya jauh lebih cepat dari perkiraan dan mengancam menciptakan ketidakstabilan terhadap berbagai lokasi yang terdapat kepentingan AS. Hal itu diindikasikan dalam hasil wawancara dengan sejumlah pejabat dan mantan pejabat serta pakar asing dan hasil tinjauan selama dua dekade.
Proyeksi iklim tidak banyak memiliki data penting, dan informasi mengenai reaksi orang terhadap perubahan – misalnya dengan bermigrasi – juga jarang. Para petinggi militer mengatakan mereka masih belum memiliki data intelijen yang mereka butuhkan untuk mempersiapkan apa yang mungkin akan terjadi.
Rolf Mowatt-Larssen, seorang veteran CIA berusia 23 tahun yang memimpin unit Departemen Intelijendari 2005 hingga 2008, mengatakan bahwa komunitas intelijen memang tidak dipersiapkan untuk mengurusi masalah seperti perubahan iklim, hal yang tidak ada hubungannya dengan pencurian rahasia-rahasia.
"Saya menganggap apa yang dilakukan pemerintah AS terhadap perubahan iklim hanya di bibir saja," kata Mowatt-Larssen yang saat ini menimba ilmu di Universitas Harvard. "Itu tidak serius."
Pada 1990-an, CIA membuka sebuah pusat lingkungan, mereka bertukar data foto satelit dengan Rusia dan membebaskan para ilmuwan AS mengakses informasi rahasia. Tapi, saat Bush mulai menjabat, pusat itu digabungkan dengan kantor lainnya dan pekerjaan terkait iklim diabaikan.
Pada tahun 2007, sebuah laporan oleh sejumlah mantan perwira tinggi militer menyerukan agar diberikan perhatian terhadap dampak keamanan nasional dari perubahan iklim.
Dewan Intelijen Nasional menyusul setahun kemudian dengan membuat perkiraan terkait topik tersebut. Tapi, sejumlah politikus Republikan mengecamnya dan menyebutnya pengalihan sumber daya.
Ketika Direktur CIA Leon Panetta mempertahankan pusat perubahan iklim pada 2009, para anggota dewan konservatif berusaha memblokir pendanaannya.
"Sumber daya yang dimiliki CIA harus difokuskan pada pengawasan teroris di gua-gua, bukannya mengawasi beruang kutub di gunung es," kata Senator John Barasso, perwakilan Republikan asal Wyoming, kala itu.
Saat ini, dengan seruan penghematan dari setiap sektor, para pemimpin Kongres memperjelas bahwa dana intelijen yang membengkak menjadi $80,1 miliar tahun lalu harus dipangkas, dan menyusul kemenagnan kubu konservatif di pemilihan sela, banyak kalangan di politik yang yakin bahwa kinerja intelijen dalam perubahan iklim akan terancam.
Isu-isu lingkungan telah sejak lama diakui sebagai kunci untuk memahami apa yang mungkin terjadi di negara-negara yang tidak stabil. Pada 1990-an, saat para mata-mata mempelajari hal-hal seperti hasil panen Korea Utara, berupaya mengantisipasi apakah kekurangan panen dapat mengakibatkan ketidakstabilan, CIA juga berbagi data intelijen lingkungan rahasia dengan para ilmuwan melalui sebuah program yang di kemudian hari dikenal dengan nama Medea.
"Seluruh kelompok (ilmuwan) adalah patriot dan ini merupakan peluang untuk membantu negara ini mengambil tindakan terhadap bencana yang kami lihat datang dari perubahan iklim," kata Robert Bindschadler, seorang ilmuwan ahli sungai es di NASA yang mendapatkan izin keamanan saat Medea diawali pada 1992.
Para ilmuwan yang mendapatkan izin juga membantu CIA menginterpretasikan data lingkungan dan meningkatkan metode pengumpulan data, kata John Deutch, mantan direktur CIA dalam pidatonya tahun 1996.
Tapi, Kongres AS yang dikuasai Republikan secara bertahap mengurangi program-program tersebut, dan setelah Presiden George W. Bush menjabat pada 2001, kepentingan tingkat tinggi dalam program keamanan lingkungan menghilang. Para agen intelijen yang ditugaskan dalam bidang itu diberi tugas lain.
Terry Flannery, yang memimpin pusat keamanan lingkungan CIA hingga tahun 2000, mengaku harus melangkah hati-hati pada tahun-tahun terakhir mengoperasikannya.
"Saat ilmu pengetahuan dan politik bersimpangan, maka Anda merasakan hal yang aneh," katanya. "Terkadang rasanya aneh."
Jenderal (purn.) Michael Hayden, yang memimpin CIA dari tahun 2006 hingga 2009, mengatakan bahwa masalah-masalah seperti energi dan air masuk dalam pengarahan singkat harian Bush, tapi perubahan iklim dibuang dari agenda.
"Saya tidak memiliki pasar untuk itu saat saya menjadi direktur (CIA)," kata Hayden dalam sebuah wawancara baru-baru ini. "Sepanjang waktu, yang dibahas selalu terorisme, dan jika tidak, maka yang dibahas adalah Iran."
Sikap skeptis pemerintahan Bush mengenai pemanasan global mencederai upaya komunitas intelijen untuk melacak dampak-dampaknya. Sebuah laporan pengawasan Kongres tahun 2007 menemukan bahwa pemerintahan Bush terlibat dalam sebuah upaya sistematis untuk memanipulasi ilmu perubahan iklim dan menyesatkan para anggota dewan serta masyarakat mengenai bahaya pemanasan global.
Kini, para ilmuwan keikliman mengaku bahwa penelitian mereka dihambat oleh loncatan data yang diakibatkan kurangnya pendanaan pada masa pemerintahan Bush. Pada tahun 2005, Dewan Penelitian Nasional mengatakan bahwa sistem satelit lingkungan AS terancam ambruk.
Bahkan dalam masa pemerintahan Bush, masih ada pekerjaan yang dilakukan.
Pada 2007, kepala intelijen Departemen Energi, Mowatt-Larssen membuat sebuah program eksperiental bernama Global Energy and Environment Strategic Ecosystem atau Global EESE. Ia menunjuk Carol Dumaine, seorang ahli perkiraan CIA yang dikenal kreatif, untuk memimpin program itu.
"Intelijen modern kita berkembang untuk jenis ancaman yang berbeda: Monolitik, daru atas ke bawah, terus berubah dan bertambah," kata Durmaine yang sejak saat itu kembali ke CIA. Di sisi lain, ia mencoba mengembangkan tim intelijen berisi para genius.
Program itu menghadirkan lebih dari 200 orang terpintar dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi dampak isu-isu seperti perubahan iklim tiba-tiba, infrastruktur energi dan penekanan lingkungan di Afghanistan.
Tapi, baru dua tahun, program itu ditutup. Para mantan anggotanya mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena perselisihan birokratis, tekanan politik dari Kongres dan Gedung Putihnya Bush, serta kekhawatiran menyeret orang-orang asing ke wilayah intelijen.
"Hal terpenting yang hilang dari kami adalah data. Kami kehilangan data yang mendampingi cara-cara baru melakukan pengumpulan data intelijen dan melakukannya dengan benar dengan masalah lingkungan," kata Mowatt-Larssen.
Pada April 2007, sekelompok mantan petinggi militer merilis laporan yang menyebutkan bahwa proyeksi perubahan iklim menjadi "ancaman serius terhadap keamanan nasional Amerika."
Departemen Pertahanan mensponsori penelitian perubahan iklim dan keamanan, dan tahun lalu menjanjikan dana $7,5 juta untuk mempelajari dampak-dampaknya di Afrika, yang diklaim para pakar keamanan dapat menjadi tantangan ganda jika terorisme dan perubahan iklim terjadi terhadap pemerintahan-pemerintahan yang lemah.
Pusat penelitian iklim CIA baru-baru ini merekrut seorang ahli Afrika, dan direkturnya baru saja kembali dari benua itu.
Para pejabat intelijen mengatakan bahwa dibutuhkan lebih banyak kinerja untuk mengetahui dampak-dampak besar yang kemungkinannya rendah. Pada tahun 2003, sebuah studi yang disponsori Pentagon menyimpulkan bahwa jika terjadi lelehan es secara cepat, maka hal itu dapat menyebabkan berhentinya arus-arus besar di laut dan mengakibatkan konflik terkait sumber daya alam, migrasi, dan juga penyusunan kembali situasi geopolitik yang signifikan.
Musim panas ini, CIA berencana menggelar latiihan perang iklim yang mempelajari kejadian-kejadian besar semacam itu. CIa berencana menciptakan skenario dengan bantuan para pakar keamaan, ilmuwan, dan ahli asuransi, serta para penulis naskah Hollywood yang bisa menciptakan skenario bencana yang paling tidak diperkirakan.

Tenggelamkan Knicks, Kemenangan Lakers Terus Berlanjut

E-mail Cetak PDF
LOS ANGELES (Berita SuaraMedia)  - Tren positif Los Angeles Lakers masih terus berlanjut. Kemenangan 109-87 atas New York Knicks merupakan kemenangan keempat beruntun yang diraih Kobe Bryant dkk.

Dalam pertandingan yang digelar di Staples Center, Senin (10/1/2011) siang WIB, Bryant jadi bintang kemenangan Lakers dengan sumbangan 27 poin.
Paul Gasol mencetak 20 poin dan 14 rebound, sementara Andrew Bynum menorehkan 18 poin dan 7 rebound.

Sementara di kubu tim tamu,  Amare Stoudemire jadi pengumpul poin terbanyak dengan 23 poin plus 10 rebound. Wilson Chandler mendonasikan 19 poin, sedangkan Landry Fields dan Raymond Felton sama-sama mencetak 12 poin.

Di depan suporternya sendiri, Lakers langsung unggul di kuarter pertama dengan skor 25-21. Selepas kuarter kedua, tim asuhan Phil Jackson itu juga masih memimpin 52-47.
Lakers makin dominan di kuarter ketiga dan unggul 81-70. Di kuarter pamungkas Knicks makin tak berdaya dan akhirnya kalah 87-109.

Hasil pertandingan NBA:

Minnesota 91-94 San Antonio

Sacramento 112-118 Toronto

Golden State 91-105 LA Clippers

New York Knicks 87-109 LA Lakers

Cleveland 100-108 Phoenix

New Orleans 96-87 Denver

Miami 107-100 Portland.

PemaiN Chelsea, Frank Lampard (kiri) merayakan golnya dengan 
rekan-rekan satu timnya setelah dirinya sukses menjebol gawang Ipswich 
Town. (Foto: getty images)
PemaiN Chelsea, Frank Lampard (kiri) merayakan golnya dengan rekan-rekan satu timnya setelah dirinya sukses menjebol gawang Ipswich Town. (Foto: getty images)
LONDON (Berita SuaraMedia) - Chelsea berpesta gol saat menjamu Ipswich Town di babak ketiga Piala FA, Minggu (9/1/2011). Tujuh gol tanpa balas dibuat anak-anak London barat ke gawang tim divisi Championship itu.

Salomen Kalou membuka skor di menit 33, Daniel Sturridge menggandakannya semenit kemudian. Di menit 42  Carlos Edwards melakukan bunuh diri, setelah sundulannya saat mengantisipasi tendangan bebas Frank Lampark membelokkan arah bola ke gawangnya sendiri.

Di babak kedua Nicolas Anelka membuat tuan rumah memimpin 4-0 lewat golnya di menit 49. Hanya berselang tiga menit, Sturridge kembali merobek gawang Ipswich dan menjadikan tuan rumah memimpin 5-0.

Frank Lampard memperbesar keunggulan The Blues melalui tendangan keras dari luar kotak penalti di menit 78.
Semenit kemudian ia kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar umpan silang Branislav Ivanovic.

Kemenangan ini membawa tim asuhan Carlo Ancelotti itu ke putaran keempat untuk bertemu Everton.

Publik Stamford Bridge pun mendapatkan hiburan yang menyenangkan dengan kemenangan besar ini -- terbesar di musim ini, melebihi skor 6-0 atas West Brom di pekan pertama liga. Empat hari lalu Chelsea kalah dari Wolverhampton diPremiership, yang membuat mereka terlempar dari zona Liga Champions, persisnya di urutan kelima.

Susunan Pemain

Chelsea: 1-Petr Cech, 26-John Terry, 17-Bosingwa, 2-Branislav Ivanovic, 38-Patrick Van Aanholt (43-Jeffrey Bruma 70), 8-Frank Lampard, 7-Ramires, 46-Joshua McEachran, 39-Nicolas Anelka, 21-Salomon Kalou (44-Gael Kakuta 55), 23-Daniel Sturridge
Ipswich Town: 21-Marton Fulop, 4-Gareth McAuley, 48-Darren O'Dea, 2-Jaime Peters, 22-Troy Brown, 24-Colin Healy, 39-Mark Kennedy, 7-Carlos Edwards, 8-David Norris, 10-Jason Scotland (28-Ronan Murray 49), 9-Connor Wickham (16-Tamas Priskin 63.

Copyright 2010 INFO Free
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger